Studi Wawasan Kewirausahaan di Pie Susu Aji’k Bali

Sebagai upaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan serta menambah wawasan dunia industri, SMAN 1 Pengasih melaksanakan kegiatan Studi Wawasan Kewirausahaan ke Pie Susu Aji’k di Provinsi Bali pada Selasa, 4 Februari 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh 203 murid kelas XI yang didampingi oleh guru, karyawan sekolah, perwakilan komite, serta perwakilan orang tua murid. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar langsung mengenai proses produksi, manajemen usaha, serta strategi pemasaran produk khas daerah.

Setibanya di lokasi, seluruh rombongan diberikan alat pelindung diri (APD) guna menjaga kehigienisan selama berada di area produksi. Rombongan SMAN 1 Pengasih diterima dengan ramah dan hangat oleh tim dari Pie Susu Aji’k. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan tukar cinderamata sebagai bentuk silaturahmi dan apresiasi antar instansi.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penayangan video yang menjelaskan prosedur pembuatan Pie Susu Aji’k, mulai dari persiapan bahan hingga proses akhir. Setelah itu, tim Pie Susu Aji’k memberikan penjelasan mengenai profil usaha serta produk yang dihasilkan. Pie Susu Aji’k dikenal sebagai salah satu oleh-oleh khas Bali yang memiliki beragam varian rasa, antara lain original, cokelat, dan keju, yang disesuaikan dengan selera konsumen. Produk Pie Susu Aji’k dipasarkan melalui gerai-gerai resmi di berbagai wilayah Bali, seperti Denpasar, Kuta, serta di pusat oleh-oleh dan area strategis wisata, sehingga mudah dijangkau oleh wisatawan maupun masyarakat lokal.

Penjelasan juga disampaikan secara detail mengenai tahapan pembuatan pie susu, mulai dari pengolahan bahan baku, proses pemanggangan, hingga pengemasan produk. Dalam pemaparannya, tim menjelaskan bahwa produk yang telah dikemas memiliki masa kedaluwarsa tertentu, yang ditentukan berdasarkan standar keamanan pangan, agar kualitas rasa dan keamanan konsumsi tetap terjaga.

Tidak hanya menerima materi, para murid dan pendamping juga diberi kesempatan melihat langsung proses produksi di area pembuatan, mulai dari tahap awal hingga siap dipasarkan. Hal ini memberikan gambaran nyata tentang penerapan kedisiplinan, kebersihan, serta manajemen produksi dalam sebuah usaha kuliner.

Melalui kegiatan Studi Wawasan Kewirausahaan ini, diharapkan murid SMAN 1 Pengasih dapat memperoleh inspirasi dan motivasi untuk mengembangkan jiwa wirausaha, serta memahami bahwa keberhasilan sebuah usaha memerlukan perencanaan, ketekunan, dan inovasi yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post Terbaru