
Pengasih, 13 Januari 2026 – Persoalan pendidikan tidak berhenti pada capaian akademik dan pilihan karier. Aspek kesehatan mental dan pembentukan karakter turut menjadi fondasi penting dalam proses belajar peserta didik. Berangkat dari kesadaran tersebut, SMAN 1 Pengasih menggelar webinar bertajuk “Pengaruh Bullying terhadap Prestasi Akademik Murid di Sekolah” sebagai bagian dari rangkaian Campus Expo & Career Day 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026, ini berlangsung di Ruang Hastinapura SMAN 1 Pengasih dan diikuti oleh siswa, guru, serta orang tua. Webinar ini menjadi ruang diskusi edukatif yang secara khusus membahas isu perundungan dan dampaknya terhadap perkembangan psikologis serta prestasi akademik peserta didik.
Untuk mengulas topik tersebut secara komprehensif, panitia menghadirkan Fadhillah Zahra Widafina, M.Psi., Psikolog, dosen Psikologi dari Universitas ’Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa bullying bukan sekadar persoalan relasi sosial di sekolah, tetapi juga memiliki konsekuensi jangka panjang terhadap kepercayaan diri, kesehatan mental, dan kemampuan belajar siswa.
Pemilihan tema perundungan dinilai relevan dengan dinamika kehidupan sekolah saat ini. Webinar ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih utuh kepada seluruh unsur pendidikan yaitu siswa, pendidik, dan orang tua mengenai pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan suportif, sekaligus meningkatkan sensitivitas terhadap tanda-tanda kekerasan psikologis di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini diselenggarakan dengan format hybrid, yakni luring terbatas di Ruang Hastinapura serta disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi SMAN 1 Pengasih Yogyakarta. Skema ini memungkinkan jangkauan peserta yang lebih luas, sekaligus membuka ruang partisipasi bagi orang tua dan masyarakat yang tidak dapat hadir secara langsung.
Melalui webinar ini, SMAN 1 Pengasih menegaskan bahwa upaya mewujudkan generasi emas tidak hanya ditempuh melalui penguatan akademik dan perencanaan karier, tetapi juga melalui perhatian serius terhadap kesehatan mental dan pembentukan karakter. Lingkungan belajar yang aman dan bebas dari perundungan dipandang sebagai prasyarat utama bagi tumbuhnya peserta didik yang cerdas, berdaya, dan berkarakter.








Users Today : 238
Users Yesterday : 446
This Month : 10588
This Year : 10588
Total Users : 162902
Views Today : 843
Total views : 821354
Who's Online : 8